1. Makanan Khas Blitar Rujak Cingur
Rujak Cingur adalah makanan khas tradisional dari Kota Blitar. Bahan utama untuk membuat rujak cingur adalah lidah sapi. Bahan tambahan yang digunakan di antaranya adalah mentimun, kerahi, bengkuang, nanas, mangga muda, kedondong, lontong, tahu, tempe, taoge, kacang panjang, dan kangkung.
Bahan utama yaitu cingur atau lidah sapi dan bahan tambahan lainnya dicampur dengan bumbu saus yang terbuat dari petis udang, gula merah, kacang tanah, cabai, bawang goreng, garam dan potongan pisang klutuk. Rujak cingur ini memiliki cita rasa yang gurih, sehingga dapat memanjakan lidah kamu.
2. Nasi Ampok Khas Blitar
Nasi Ampok adalah nasi jagung khas Blitar. Nasi ampok merupakan makanan pokok pengganti nasi yang terbuat dari jagung. Kamu bisa menjumpai kuliner ini di sekitar alun-alun Blitar, hanya dengan merogoh kocek 4.000 rupiah kamu bisa mendapatkan kelezatan dan kandungan manfaat dari nasi ampok.
Untuk menambah cita rasa, nasi ampok akan lebih nikmat jika disajikan dengan sambal tomat, sayur rebus, serta ditambah dengan ikan asin. Nah kalo udah lengkap begitu, mulut kamu enggak bakal bisa diam, rasanya ingin ngunyah terus. Pokok’e Muanteeep rek.
3. Minuman Khas Blitar Es Pleret
Ada lagi nih kuliner minuman khas Blitar, namanya Es Pleret. Es pleret ini minuman es yang terbuat dari tepung beras. Agar lebih menarik, manis dan juga menyegarkan, es pleret disajikan dengan sirup dan santan.
4. Peyek Uceng Khas Blitar
Seperti yang diketahui banyak orang, peyek adalah makanan cemilan kering yang renyah dan gurih. Di Blitar, ada salah satu olahan peyek yang menjadi kuliner khas di sana, yaitu Peyek Uceng. Peyek uceng merupakan olahan peyek yang dibuat dengan bahan dasar ikan uceng.
Ikan uceng sendiri merupakan salah satu jenis ikan air tawar. Memiliki bentuk tubuh bulat dan memanjang, serta hanya berukuran sebesar jari kelingking. Bahan tambahan lain untuk membuatnya masih sama dengan pembuatan peyek pada umumnya, seperti tepung beras, santan, tepung sagu, dan jeruk.
Agar menghasilkan olahan yang baik, peyek ucang harus digoreng dengan benar. Bagi para pelancong sangat mudah sekali jika ingin mencicipi peyek uceng ini , karena di Blitar peyek uceng dijadikan sebagai oleh-oleh khas lokal.
5. Pecel Blitar
Nasi Pecel ini mungkin sudah menjadi kuliner khas di beberapa daerah. Namun, ada perbedaan sedikit dengan nasi pecel yang merupakan kuliner khas Blitar ini. Nasi pecel khas Blitar memiliki perbedaan pada rasanya yang tidak terlalu manis dan kacangnya tidak dihaluskan dengan lembut.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sambal pecelnya masih seperti pada umumnya, yaitu kacang tanah sangrai, kencur, cabai rawit, daun jeruk purut, bawang putih, gula merah, garam, dan asam jawa.





