Resep Makanan Tradisional

Kue bugis mandi

Kue bugis, jajanan tradisional yang satu ini memang sangat populer. Selalu tersaji dalam acara keluarga dan lainnya. Bentuknya yang unik berwarna hijau dengan balutan santan.

Dinamakan bugis mandi karena kue ini terlihat seperti berada dalam bak mandi busa. Dengan warna hijau yang hampir tenggelam di tengahnya di antara adonan warna putih yang mengelilinginya, mungkin karena ini dinamakan bugis mandi.

Bugis mandi terbuat dari bahan yang sederhana seperti tepung ketan, tepung kanji dan bahan isiannya terbuat dari kelapa parut dan gula merah. Rasanya gurih gurih manis. Cocok untuk siapa saja.

Jika Anda tertarik membuat kue bugis mandi, tidak ada salahnya membuat sendiri di rumah. Ingin tahu resep dan cara membuatnya? Berikut ulasannya seperti dikutip melalui Instagram @cakedankue, Senin (15/4/2019).

Bahan:

130 gr tepung ketan putih
10 gr tepung beras
Sejumput garam
4 gr bubuk green tea, diayak dulu
1 sdt munjung gula pasir (jika tidak ada bubuk green tea bisa diskip)
135 ml air hangat (sesuaikan dengan kondisi tepung, bisa kurang bisa lebih)
1 drop pasta pandan

Cara Membuat:

1. Campur semua bahan kering lalu tuang perlahan air hangat, kemudian tambahkan pasta pandan ulen hingga kalis hijau merata.
2. Ambil sedikit, pipihkan, taruh isian lalu bulatkan lagi, tata di wadah datar tahan panas yang sudah dilapisi daun pisang yang dioles minyak.
3. Kukus selama delapan hingga 10 menit. Sesekali tutup kukusan dibuka, biar hasilnya tidak leder atau melebar. Angkat, sisihkan.

Bahan Isian:

50 gr kelapa parut kering
50 gr gula merah, disisir
15 gr gula pasir
100 ml santan agak kental
1/4 sdt garam

Cara Membuat:

1. Masak di api kecil, santan, gula pasir, gula merah, dan garam hingga gula merah larut.
2. Masukkan kelapa parut kering. Masak hingga agak mengering, angkat dinginkan siap digunakan.

Bahan Vla Santan:

65 ml santan instan
250 ml air
15 gr maizena
1/4 sdt garam
Cara: masak hingga mengental dan meletup ( kekentalan vla sesuaikan selera).
Penyelesaian: Siapkan wadah/piring tata kue bugis di atasnya dan siram dengan vla santan, sajikan.

kue bikang

Tips membuat Bikang Mekar Anti Gagal

Kue bikang berbahan dasar tepung terigu dan tepung beras di padu dengan bahan-bahan pilihan khas lainnya, sehingga membuat sajian ini terasa nikmat dan lezat. Sehingga, kue bikang ini menjadi digemari masyarakat mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Sebelum masuk ke cara membuat kue bikang, berikut beberapa tips yang harus diperhatikan dalam membuat kue bikang anti gagal.

  1. Pada saat membuat adonan kue bikang jangan terlalu kental dan berat, serta jangan terlalu encer harus pas (kalau ini harus membutuhkan feeling yang tepat).
  2. Anda bisa menggunakan resep dari sumber manapun yang sudah pernah di uji dan menghasilkan sarang. Asalkan pada saat menuangkan adonan ke dalam cetakan, cetakan harus benar-benar panas, jika kurang panas maka tidak akan keluar sarang.
  3. Cetakan boleh di oles dengan margarin atau tidak (tapi kebanyakan dikasih mentega walaupun tipis sekali). Nah ini yang penting, alasi cetakan bikang dengan seng diatas kompor, supaya bagian bawah bikang tidak mudah gosong.

Nah, itulah ketiga tips anti gagal dalam membuat kue bikang ini. Bagi Anda yang ingin langsung mencobanya juga bisa. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat bikang ini banyak tersedia di Supermarket ataupun Pasar di dekat rumah Anda. Untuk bahan apa saja yang dibutuhkan, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Cara Membuat Bikang yang Empuk dan Merekah

Siapkan bahan :

  • 250 gr tepung beras
  • 60 gr tepung terigu protein sedang
  • 25 gr tepung tapioka
  • 250 gr gula pasir
  • 750 ml santan kelapa kental
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • Pewarna makanan sesuai selera, untuk kali ini warna yang dipakai hijau dan merah

Cara membuat :

  1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, dan gula pasir ke dalam wadah yang bersih.
  2. Langkah selanjutnya, masukkan santan dan daun pandan kedalam manci. Rebus menggunakan api kecil, sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah, aduk sampai mendidih.
  3. Masukkan setengah santan yang masih panas kedalam wadah yang berisi campuran tepung dan gula pasir, kemudian campur menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga rata dan tidak bergerindil. Lalu tuangkan lagi sisa santan, mixer lagi selama 15 menit atau hingga adonan tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu encer.
  4. Kemudian, bagi menjadi 3 bagian, yang pertama adonan putih, yang kedua beri warna merah, dan yang ketiga beri warna hijau.
  5. Langkah berikutnya, panaskan cetakan menggunakan api yang sedang, bisa menggunakan cetakang carabikang atau kue lumpur/ martabak mini. Pastikan cetakan benar-benar panas, tandanya jika dicipratkan air, air akan berbulir dan melompat-lompat. Jika cetakan tidak panas maka sarang tidak akan terbentuk.
  6. Tuangkan adonan secara berurutan sesuai selera, adonan yang pertama warna putih, dicampur dengan warna hijau dan merah, atau mau dasaran warna hijau, lalu dicampur dengan warna putih dan hijau.
  7. Biarkan adonan bikang berlubang-lubang dan permukaannya kering. Jika sudah matang angkat adonan dengan cara dicungkil perlahan-lahan agar kue mekar. Jika ingin mekar seperti mawar, setelah kue diangkat dari cetakan letakkan diatas botol, kemudian cetak tengahnya dengan tutup botol dan mekarkan bagian sisinya hingga Nampak seratnya. Lakukan sampai semua adonan habis.
  8. Jika adonan sudah matang semua, kue bikang siap dihidangkan. Paling enak makan selagi masih hangat.

semar mendem

Resep Kue Semar Mendem, salah satu kudapan Nusantara yang paling mengena di lidah kita. Harus diakui, cara mengolah Resep Kue Semar Mendem ini agak merepotkan, bahkan lebih sulit dibandingkan kue modern.

Dengan pertimbangan inilah banyak orang lebih senang membeli. Namun untuk orang terdekat dan di momen spesial, mengapa tidak membuat sendiri? Jangan khawatir gagal, kami siapkan resep jitu membuat aneka kudapan Nusantara, salah satunya Resep Kue Semar Mendem ini..

Bahan

Bahan ketan:

  • 500 gram beras ketan putih, rendam selama 2 jam, tiriskan
  • 250 ml santan
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, simpul

Bahan isi:

  • 2 buah dada ayam fillet, rebus dan suwir
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 200 ml santan
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu halus:

  • 1 sdt ketumbar
  • 3 siung bawang putih
  • 6 butir bawang merah
  • 2 butir kemiri, sangrai
  • 1/2 sdt asam 
  • 1/2 sdt garam 
  • 3 sdt gula merah

Dadar telur:

  • 4 butir telur
  • 2 sdm tepung terigu
  • 10 sdm air
  • 1/4 sdt garam
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat

  1. Isi: panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam suwir, daun salam, dan serai, masak hingga kering, angkat dan dinginkan.
  2. Dadar telur: kocok bahan hingga tercampur rata, kecuali minyak goreng. Panaskan wajan yang telah diberi minyak goreng, buat dadar tipis-tipis. Lakukan hingga adonan telur habis.
  3. Ketan: kukus ketan dengan daun pandan sampai setengah matang, keluarkan dari kukusan. Masukkan ke dalam panci, tuang santan dan beri garam. Masak dengan api kecil hingga agak mengering, kemudian kukus kembali hingga matang,  angkat.
  4. Selagi ketan masih panas, tuang ke dalam loyang datar, ratakan setebal 1 cm. Potong ketan sebesar 6 x 8 cm. Isi setiap potong ketan dengan 1 sendok makan tumisan ayam, rapatkan dan bentuk. Bungkus dengan telur dadar. Lakukan hingga adonan habis. Siap  disajikan.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star