
KUE BAGIAK
Menyebut oleh-oleh Banyuwangi tak bisa meninggalkan kue bagiak. Dibuat dari tepung sagu dalam ukuran sepanjang jari telunjuk orang dewasa, kue bagiak adalah kue tradisional khas kota di ujung Jawa Timur ini.
Bahan lain untuk membuat kue bagiak adalah susu dan kayu manis. Sehingga rasa dan tampilannya mirip bagea dari Sulawesi. Terdapat banyak rasa kue bagiak seperti original, wijen, susu, sampai durian.

SALE PISANG
Bukan hanya dari Jogja, sale pisang enak juga bisa ditemui di Banyuwangi. Sale pisang dibuat dari pisang yang diiris tipis lalu dijemur hingga kering. Ada banyak sentra produksi sale pisang di Banyuwangi mengingat pohon pisang banyak tumbuh di sini.
Beberapa yang terkenal adalah di Kelurahan Klatak (Kalipuro), Lateng, Mojopanggung, dan Siliragung. Varian sale pisang juga lengkap. Selain sale pisang basah, ada keripik sale pisang dan molen sale pisang yang banyak jadi favorit.

KERIPIK RUMPUT LAUT
Kriuk renyahnya kerupuk kerap jadi oleh-oleh favorit. Banyuwangi punya kerupuk unik yaitu kerupuk rumput laut. Bahan utamanya merupakan rumput laut spesies Eucheuma cottonii.
Rasa gurih kerupuk rumput laut begitu khas, begitu juga dengan kerenyahannya. Kerupuk ini punya banyak manfaat kesehatan karena tinggi serat. Paling mudah menemukan kerupuk rumput laut di Kecamatan Wongsorejo. Di sini kerupuk rumput laut diolah oleh kelompok Koperasi Wanita.

PIA GLENMORE
Berasal dari kecamatan Glenmore, ada pia Glenmore yang terkenal enak dan harganya relatif murah. Konon pia Glenmore dirintis Ibu Suciati di sini.
Awalnya pia Glenmore hanya punya dua rasa yaitu kacang ijo dan pisang keju. Tapi kini pilihannya bertambah jadi banyak seperti kacang merah, nanas, hingga strawberry. Pia Glenmore bisa didapat di Jl. Raya Jember 51, Glenmore dan Jl. Kolonel Sugiono 33 Banyuwangi.

RENGGINANG
Mendengar jajanan ini besar kemungkinan Anda sudah mengenalnya, khususnya bagi Anda yang bertempat tinggal di pulau Jawa. Namun rengginang asal Banyuwangi ternyata mempunyai ciri khas dari rasanya yang ternilai berbeda dari kota-kota lainnya. Bahkan cara pengolahannya juga berbeda yang tidak memerlukan proses penjemuran dibawah sinar matahari, tetapi rengginang khas Banyuwangi
menggunakan metode oven untuk pengeringannya. Untuk bentuk rengginang Banyuwangi tersebut berbentuk datar, pasalnya proses pencetakannya tidak menggunakan bantuan mesin, tetapi dilakukan secara manual menggunakan tangan. Untuk varian rasa rengginang Banyuwangi sangat beragam yakni rasa terasi, cumi, udang dan juga bawang putih.
